Kamis, 24 April 2014

Terminal, Stasiun dan Bandara

Ketiga tempat sesuai judul di atas itu memiliki kesamaan secara identik.
Apalagi kalo bukan ketiganya itu merupakan tempat pemberhentian dan destinasi transportasi umum.
Tempat dimana arus lalu lintas transmigrasi dan urbanisasi penduduk terjadi, baik secara parsial maupun kolektif (berat banget bahasanya ya ....)


Buat orang-orang yang suka travelling, pasti akrab banget minimal satu dari ketiga tempat ini.

Sharing aja ya.
Jaman taun lalu sewaktu saya masih jadi anggota 2 foundation yang sering ngadain acara di luar kota, saya akrab banget sama yang namanya bandara. Pernah waktu itu dalam tempo 2 bulan, 6 kali saya main-main ke bandara hehe. Dan yang paling enak, gratis semua gak pake bayar (y)

Nah, waktu uda gak jadi anggota foundation itu, otomatis gak bisa seenaknya lagi.
Tapi karena hobi traveler masih menggelora, akhirnya sekarang lebih akrab sama yang namanya terminal.
Anak terminal broo.

Tapi gak tau kenapa, saya jadi suka banget sama yang namanya terminal.
Gak ada yang bisa nyamain suasana terminal.
Dimana keramaian orang jualan terasa selama kurang lebih 20 jam per harinya.
Dimana setiap langkah kakimu, kamu pasti megangin bawaannmu dengan erat (jaga-jaga copet coy).
Dimana bus selalu cepat silih berganti berhenti di shelter yang ada.
Dimana musik dangdut selalu menjadi musik yang dominan dan mayoritas dan dimainkan dengan keras.
Dimana kamu bisa beli makan dan minum dengan harga yang sangat murah karena banyakan warung daripada restorannya.

Tapi yang lebih penting daripada itu,
Ketiga tempat itu menyenangkan karena di tempat itulah kamu bisa melihat seseorang saling menghargai waktunya bersama dengan orang lain.
Entah karena mereka baru bertemu setelah sekian waktu tidak bertemu ataupun mereka ingin menikmati waktu-waktu terakhir mereka bersama sebelum salah satu di antaranya harus pergi meninggalkan.

Sering saya dengar banyak orang yang telpon di ketiga tempat itu dan selalu inti pembicaraannya selalu sama :
"Iya, ini sudah di atas bis kok. Kamu hati-hati ya di sini. Doain aku selamat sampai tujuan. Sampai ketemu lagi"

"Kamu dimana? Ini aku uda mau sampek kok. Aku bawa oleh-oleh buat kamu, tungguin aku ya"

Itu pembicaraan yang lazim terdengar.
Entah itu pembicaraan antara Orang tua dengan anak atau sebaliknya, sepasang kekasih atau suami istri, atau mungkin dengan sesama teman.
Tempat inilah yang selalu membuat orang menghargai waktunya bersama dengan orang terdekatnya.
Itu sebabnya saya suka dengan Terminal, Stasiun dan Bandara.....

Senin, 21 April 2014

Selamat Hari Kartini!!! Bagaimana Kabar Emansipasi?

Hari ini tanggal 21 April. Pas banget dengan hari lahirnya Raden Adjeng Kartini atau R.A. Kartini yang ditetapkan sebagai Hari Nasional Kartini.
Hari dimana waktu jaman SD pasti diselenggarakan karnaval atau pawai.
Kita2 (terutama anak cewek) yang masih lugu, diem aja waktu didandanin dan dipakein baju kebaya ala Kartini dan baju ala Basofi dan disuruh jalan ato bahkan naik kereta kelinci keliling kota haha.

Lebih dalam lagi, peringatan itu juga harus disertai dengan pengetahuan tentang peringatan itu sendiri.
Kartini itu merupakan sosok inspirasional banget, terutama buat kaum cewek yang hyper aktif dan punya cita-cita setinggi langit. Karena Kartini menjunjung tinggi yang namanya Emansipasi.
Iya, namanya EMANSIPASI.

Emansipasi simpelnya adalah persamaan hak. Kalo emansipasi wanita berarti persamaan hak yang dimiliki oleh wanita dan kebebasan untuk menentukan pilihan dan nasibnya secara merdeka.

Dulu Kartini merupakan salah satu pelopor dan pejuang emansipasi. Salah satu, karena sebenarnya banyak yang lainnya, tp gak diekspos aja.
Kartini merupakan anak Bupati Jepara (kalo gak salah) yang kental dengan budaya, adat dan tradisi. Dan Kartini ini beruntung karena keturunan ningrat makanya bisa sekolah di sekolah Belanda, dan karena sering kumpul sama meeneer2 belanda itulah, pemikiran dan pandangan Kartini terbuka soal hak-hak wanita yang jelas beda banget antara di Belanda (Budaya Eropa) dengan di Indonesia dan Jawa (Budaya Timur).

Kalo ada istilah Jawa yang intinya menyebutkan kalo cewek itu cuma bisa MACAK, MANAK, MASAK (Dandan, melahirkan, masak).
Lha si Kartini ini pingin merubah paradigma itu supaya wanita-wanita Indonesia bisa menggapai mimpi dan hak yang jauh lebih tinggi daripada sekedar tiga hal itu. Makanya Kartini akhirnya membuka sekolah khusus wanita di Rembang da Jepara (kalo gak salah juga) dan membuat buku fenomenal "Habis Gelap Terbitlah Terang" yang katanya isinya itu banyak mengkritisi kebudayaan-kebudayaan di Jawa yang sering memarjinalkan kaum perempuan.

Nah, itu Kartini. Pahlawan pada masanya dimana wanita memang sangat dikekang, gak bisa ngapa2in. Mau sekolah aja susah, kudu siap dijodohkan, kudu siap dimadu.
Kartini muncul sebagai pendobrak.

Kenapa kok bs sampai wanita dikekang seperti itu.
Sekali lagi, karena faktor TRADISI.
Di saat adat daerah sangat kuat pada jamannya, patokan utama itu ada pada adat dan budaya.
Dan memang budaya Jawa itu membuat wanita menjadi kaum marjinal. Karena adat Jawa itu kolot.
Ada bagusnya sih, sopan santun dan tata krama dijunjung tinggi, tp selalu ada negatifnya juga.

Tapi kalo di Islam, wanita itu tidak dibedakan dengan kaum pria.
Malah nama Wanita diabadikan dalam salah satu suratul Qur'an (An-Nisa).
Kalo kata Alm. Papa saya, bahkan Islam gak pernah melarang wanita buat berdagang dan ikut berjihad perang.
Islam itu mejunjung tinggi kehormatan wanita, makanya Wanita diwajibkan menutup auratnya.
Karena semua wanita itu (seharusnya) ibarat Putri yang tubuhnya tidak bisa dilihat sembarangan orang kecuali muhrimnya sendiri.

Lha, permasalahannya sekarang adalah : Apakah Emansipasi Wanita Sudah Terwujud???????

Kalo boleh jawab dengan lantang saya akan jawab : Sudah Terwujud. Terlalu Terwujud Bahkan.

Semua kegiatan wanita kebanyakan dipondasikan oleh asas Emansipasi.
Di Indonesia sudah pernah ada Presiden Wanita.
Politis juga makin banyak yang berasal dari kaum perempuan.
Motivator? Sudah banyak yang perempuan.
Pengusaha? Sudah banyak, bahkan sudah ada namanya sendiri : BusinessWomen.
Atlit?? Banyaaaaak yang perempuan. Atlit Angkat besi, binaraga dan pegulat aja ada dari perempuan.

Hampir semua profesi di dunia ini sudah bisa ditekuni oleh wanita.
Tapi karena saya Islam dan memang agama ini yang menjadi pondasi paling utama saya, bukan adat ato apapun,
Sebaik-baiknya wanita adalah wanita yang mampu menyelaraskan fungsi, hak dan kewajibannya:
- Seorang hamba Allah ( At-Taubah 71 )
- Seorang istri ( An-Nisa 34)
- Seorang ibu ( Al-Baqoroh 233 )
- Warga masyarakat (Al-furqan 33)
- Da’iyah ( Ali Imran104 -110)

Jadi, jangan terlalu meyerukan emansipasi kalo 5 fungsi itu blm bisa dijalankan dengan benar.
Karena Kartini menyerukan emansipasi dengan tujuan untuk menyelamatkan kaum wanita dari penindasan, bukan malah mengarahkan wanita menjadi kaum penindas.

Selamat Hari Raya Kartini.
Rayakan, Resapi, Lakukan.

Kamis, 17 April 2014

Balada Mahasiswa Semester Akhir (1)

Udah 3 tahun 8 bulan saya kuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Di kampus yang katanya "Kampus Perdjoeangan".
Di kampus teknologi yang selalu berada di bawah bayang2 saudara tua : Kampus Gajah di Bandung.
Di jurusan yang gedungnya misah sendiri dari gedung2 jurusan fakultas yang sama : Jurusan Teknik Industri.

Udah banyak banget kejadian, pengalaman, pemikiran, kesempatan, jatuh-bangun yang dirasain selama kuliah ini.
Mungkin uda sama kayak sinetron "Tersanjung" yang ceritanya nyambung sampek ke anak cucunya.

Semester 8 itu semester penghabisan buat mahasiswa yang cita2nya emang lulus tepat waktu, gak kecepetan, gak molor.
Semester yang dulu sewaktu masih maba, kita anggap semester yang enak soalnya banyak waktu kosong dan nganggurnya, gak mikirin kuliah yang padet. Tugas segunung, organisasi yang ribet dll.
Tapi ada musuh besar buat mahasiswa semester ini, namanya SKRIPSI/TUGAS AKHIR.

Sebenernya klo TA itu gak dipikirin berat2, ya bisa jg. Tapi kalo mau dipikir berat2, ya bakalan kerasa berat banget.
Saya lebih memilih jadi opsi yang pertama : Gak mikirin berat2.

Alhasil ya kayak sekarang ini.
Hari ini saya bakalan seminar proposal TA.
Karena gak mau mikirin berat2 banget, PPT aja baru jadi H-beberapa jam. dan selama pengerjaan dipenuhi dengan kegalauan, umpatan dan kantuk haha.
Ini sifat jelek yang emang bener2 kudu dibuang jauh2.
Saran aja : Selama punya waktu kosong, kerjain dan habisi musuh besar itu (TA). Dan seharusnya sebagai mahasiswa semester 8, Insya Allah banyak waktu kosonglah, Aaamiiiin...

Apapun hasilnya, semoga seminar hari ini bisa lancar.
Revisi gak banyak2 banget, dan gak ngantuk pas mau presentasi.

Namanya juga mahasiswa semester 8, mungkin siklus hidupmu bakal kebalik.
Mungkin kita bakal lebih sering jadi Nocturnal daripada jadi Manusia Normal....

Sabtu, 29 Maret 2014

Penumpang dan Sopir Bus

"Segala sesuatunya bakal kelihatan mudah kalo dianalogikan"

Itu kata-kata yang sering saya ucapkan ke orang lain yang hobi menganalogikan sesuatu.
Itu suatu kalimat sarkasme juga sih sebenarnya, karena memang  sgala sesuatunya bakal terlihat mudah kalo dianalogikan.
Dan saya bkn orang yg suka beranalogi.
Contoh kalimat analogi pembangkit semangat yang membuat hidup jadi simpel banget :

"Hidup itu kayak sepeda fixie. Untuk menyeimbangkan sepeda, jauh lebih mudah kalo km terus mengayuh maju ke depan daripada km berusaha untuk mundur atau diam di tempat" (btw ini analogi yang saya buat sndiri haha)

Hidup jadi kerasa mudah banget kan kalo diliat dari analogi itu??
Hidup itu emang susah dan penuh cobaan. Tapi cara paling mudah ngelewatin itu semua adalah you must go on. Maju aja terus. Jangan merenungi masa lalu atau diam di tempat tnp melakukan apa2, mungkin kurang lebih gitu arti analogi tersebut.

Dan saya mau share tentang analogi baru yang saya pkirin secara tiba2.

Cowok dan cewek itu dua entitas yang sangat berbeda dari segi apapun. Dan saya menganalogikan cowok itu kyk sopir bus dan cewek itu sebagai penumpang bus.
Kalo dari sudut pandang penumpang bus (cewek) :
"Kita selalu naik bus yg sama tiap hari. Itu membuat kita gak pernah tahu dunia luar. Makanya jika kita naik bus yang lain, bahkan walau kita salah rute, syukurilah. Karena kesalahan itu akan membuat kita tahu dunia luar"

Kalo dari sudut pandang sopir bus (cowok) :
Kita selalu mengendarai kendaraan yang sama setiap hari dengan penumpang yang mayoritas sama setiap harinya. Oleh karenanya, jika ada penumpang baru yang naik ke bus kita, walaupun dia ternyata salah rute. Hal tersebut sangat berkenang untuk kita. Karena dia telah memberikan suatu penyegaran di tengah2 hal yg rutin"

Maknanya apa dari analogi di atas??
silahkan dimaknai sendiri :)

Jumat, 28 Maret 2014

Jika Setiap Bohong Akan Dihitung Dosa Tanpa Terkecuali (2)

Menyambung tulisan saya sebelumnya yang uda basi banget (maklum ya, lagi ngerjain tugas yang menentukan masa depan. Re: Skripsi)

Teman sekosan saya, sebut saja Pocong, bilang kalo semua bohong itu dihitung dosa tanpa terkecuali, maka orang yang paling berdosa di dunia adalah Ibu/Mama/Mami kita.

Hbs dengerin pernyataan Pocong itu, ya saya heran2 aja dan melakukan pembantahan.
Gimana caranya orang yang ngelahirin kita, yang membuat proses regenerasi manusia bisa bertahan sampai sekarang, seseorang yang kasihnya kepada anaknya selalu kekal, malah di judge sebagai orang yang paling berdosa sedunia??

Si Pocong berkata :
"Arek iki loh, gak paham-paham. Justru gara-gara itu dia jadi orang paling berdosa di dunia. Coba inget2en semua kelakuan mamamu"

  • Waktu kamu sakit, mamamu nungguin kamu terus. Standby jagain kamu kalau2 kamu btuh sesuatu. Saat kamu bilang : "Mama istirahat aja. Nanti capek". Mamamu pasti jawab "Gak capek kok. Mama udah tdr tadi, udah kamu istirahat aja.Mama jagain terus kok". Padahal jelas2 mamamu bohong, daritadi dia nungguin kamu dan belum istirahat tapi karena cuma pgn mastiin kamu baik2 aja, beliau rela menahan capek buat sekedar jaga kamu
  • Waktu kamu pulang dari sekolah ato kampus dan dalam kondisi laper, ternyata di rumah nasi dan lauknya tinggal sedikit dan cuma cukup buat porsi makanmu. Pasti kamu bilang : "Ma, kok makanannya tinggal sedikit??aku belum makan ini". Dan pasti mamamu jawab : "Udah, makan aja nak.Tadi mama belum sempet masak gara2 ada keperluan. Mama udah makan kok". Padahal jelas2 mamamu bohong lagi, beliau juga belum makan dan sengaja gak makan supaya kamu bisa makan. Beliau rela nahan laparnya supaya kamu gak kelaparan dan gak bakal jatuh sakit lagi.
  • Waktu uang jajanmu habis dan kamu lagi butuh uang buat keperluan yg sebenarnya gak terlalu urgent. Pasti kamu bilang : "Ma, minta uang ya? Aku butuh buat print tugas, bla, bla, bla, bla". Dan pasti mamamu jawab : "Oh iya nak.Ini mama ada uang kok. Buat kamu aja. Dipake yang bener ya?". Padahal jelas2 mamamu bohong lagi dan lagi, dia ada keperluan juga yang mungkin kamu sendiri gak tahu apa keperluannya karena kamu terlalu cuek sama beliau. Tapi beliau rela mengundur keperluannya itu untuk keperluanmu yang gak seberapa urgent yang dilapisi dengan kebohongan.
Saya langsung bengong2 aja dengar penjelasannya si Pocong dan jadi terharu sih.
Saya bersyukur dan berdoa dalam hati semoga saya gak terlalu sering membuat mama saya bohong sama saya.

Makanya, gak ada salahnya kan kalo kamu berusaha buat mamamu gak bohong?
Caranya gampang kok. Tiap pagi salam dan cium tangan beliau. Cium pipi dan kening beliau. Dan bilang dengan suara yg jelas "Aku sayang sama mama. Mama baik2 ya."
Dan pasti mamamu jawab "Mama juga sayang sama kamu. Mama selalu doain kamu. Semoga kamu jd anak yg sholeh/ah dan berbakti sama orang tua. Kamu jaga diri ya".

See???
Itu pernyataan yang jelas2 bukan suatu kebohongan.
Karena mama selalu sayang sama kita dan selalu doa buat kita apapun kondisi kita dan apapun kondisi beliau.

Sabtu, 15 Maret 2014

Jika Setiap Bohong Akan DIhitung Dosa Tanpa Terkecuali (1)

Saya ini gak bisa bicara bijak karena memang saya belum menjadi orang yang bijak.
Saya ini juga gak bisa bicara manis dan berwibawa karena memang saya merupakan orang yang apa adanya.

Pembelajaran ini saya dapat dari seorang teman satu kosan dan satu angkatan kuliah saya yang namanya Andre T. Nugroho, tapi entah kenapa jadi punya nickname POCONG.
dan nama Pocong yang satu ini bahkan sudah ada sebelum si Pocongggg terkenal hehe.

Waktu itu malam hari, saya lupa hari apa.
Kita sedang jadi 2 pemuda pengangguran yang menghabiskan waktu dengan main gitar dan karaoke kamar (Si Pocong jago main gitar dan saya lumayan jago nyanyi lah :p)

Entah lagi ngobrolin apa, tiba2 terjadi percakapan yang kurang lebih kayak gini lah :

S = Saya
P = Pocong

S : Cong, dadi uwong iku gak oleh mbijukan. Gak barokah uripmu ngkok (Cong, jadi orang gak boleh suka bohong. Hidupmu nanti gak barokah)
P : Arek iki loh. Yakin ta ambek pendapatmu iku? (Yakin sama pendapatmu?)
S : Yo iyolah. Ilingo ajaran agama kene. Bohong iku duso. (Ya iyalah. Ingat sama ajaran agamanya kita. Bohong itu dosa)
P : Yowes2. Misal semua bohong iku diitung duso, awakmu ngerti gak sopo manusia paling duso sak dunia? (Oke2. Misal semua bohong dhitung dosa, kamu tau siapa manusia paling berdosa sedunia?)
S : Yo awakmu iku!! (Ya kamu!)
P : Arek iki loh. Ngerti gak? 
S : Haahaha. Sopo emange?
P : Ibu'e kene lah. (Ibu kita lah)
S : hah???????

Sori banget kalo obrolan kita random banget haha.
Kebiasaan kita emang kita kayak gitu.
Kita melakukan percakapan itu dalam kondisi sambil ketawa dan sok2an. Kalo kata orang Suroboyoan, sambil gaya neges lah.

Ya, dari obrolan itu si Pocong bilang orang paling berdosa sedunia kalo dosa dihitung semua itu ya Ibu/Mama/Mami kita.
Kenapa??
...................

Selasa, 11 Maret 2014

Sistem Politik Indonesia(ku Tercinta)

Saya ini bukan mahasiswa yang senang dengan politik, baik itu politik nasional, internasional maupun politik kampus.
Karena menurut saya, politik itu kotor banget. Abu-abu banget yang mana lawan dan yang mana kawan.
Dan jujur, politik itu menunjukkan wajahnya yang sangat munafik.

Kenapa saya nulis dengan topik kayak gini?
Karena saya jengah.
Iya.Saya jengah.Bosen dan muak setiap kali di jalan melihat banner2 wajah orang yang sangat asing buat saya dengan background warna yang berbeda-beda (yang menandakan mereka dari parpol yang berbeda pula).







Indonesia ini menganut SISTEM POLITIK MULTIPARTAI BERBATAS.
MULTIPARTAI karena partai di Indonesia ini banyak sekali. Kalo setau saya, jaman orde lama itu lebih dari 100 partai ikut pemilu legislatif. Saya gak tau apakah sistem pemilihannya sama kayak sekarang, yang jelas gak bisa bayangin aja harus milih caleg dari 100 lebih partai. Kertas suaranya segede spanduk demo paleng.
Terus jaman Pak Harto, baru ditekan jadi sistem partai terbatas. Karena cuma ada 3 partai kalo gak salah, PDI, Golkar sama PPP.
Dan sekarang baca2 katanya ada sekitar 15 an partai yang sudah pasti ikut pemilu legislatif.
Banyak banget parpol di Indonesia. Sehingga kepentingan yang mau dibawa pun banyaaak bgt. Dan berbeda2 di tiap parpolnya.
Kenapa bs banyak?karena syarat pembentukan parpolnya aja gampang banget!!
Tinggal masalah berani ato gak buat parpol baru??

BERBATAS karena parpol tersebut harus punya minimal 2,5% suara di daerah supaya ada perwakilan di DPR ataupun DPRD.
Misal nih, di daerah X itu terdiri dari 500.000 DPT, berarti parpol harus dapetin minimal 12.500 DPT. itu jumlah yang besar loh.
Makanya banyak banget banner yang memajang foto2 Wakil parpol nya (saya gak bilang wakil rakyat ya, tapi wakil parpol) supaya orang2 tau dan akhirnya milih caleg yang minimal mereka taulah wajahnya gimana.

Dengan banyaknya parpol, akhirnya bisa aja kepentingan parpolnya yang didahulukan daripda kepentingan bersama.
Pernah ada contoh nyata di daerah saya. Wakil walikota nya itu dari parpol yang dominan warna merah dengan simbol binatang matador.
Dia wakil walikota yang diangkat oleh Mendagri sehingga SEHARUSNYA taat sama instruksi Mendagri. Akhirnya saatr polemik kenaikan BBM jadi 6500 kemarin, dia menanggalkan status wakil walikota dan ikut demonstrasi di jalan di depan kantornya sendiri!!! dengan alasan "Karena saya kader partai xxxx, maka saya harus mengedepankan ideologi dan visi partai yang memang oposisi".
Akhirnya setelah fenomena tersebut reda, beliau bikin fenomena lagi dengan mengundurkan diri dari jabatannya dengan dalih akan mencalonkan diri menjadi Gubernur. Waktu diwawancara, dia menjawab "Iya memang saya akan mencalonkan diri menjadi gubernur dikarenakan konsolidasi dari partai saya".
Akhirnya beliau kalah dan sekarang saya lihat banner beliau LAGI sebagai CALON ANGGOTA DPR RI.
Mau ngmg apalagi beliau?disuruh partainya lagi?
Padahal dengan kejadian mundurnya dia dari Wakil walikota, membuat masalah yang berkepanjangan di jabatannya sekarang. Semua warga Kota Pahlawan, Surabaya, pasti tahu dan paham banget masalah ini.

Ini yang saya sebut, benarkah kepentingan golongan dan parpolnya sendiri akan terus diagung2kan dibandingkan kepentingan masyarakat luas?????

Jengah banget dengan hal2 seperti itu.
Banner yang merusak pohon2 kota. Mengurangi lahan pedestrian dan trotoar.
Merusak pemandangan kota dan jalur hijau.
Politik itu kotor.
Saya bukan orang yang menekuni politik atau suka politik.
Saya juga gak tahu bagaimana sistem politik yang paling bagus dan sesuai untuk Indonesia.
Saya cuma berandai, gimana kalo di Indonesia itu cuma ada 2-4 partai sehingga konflik2 multipartai seperti yang terjadi sekarang itu bisa diminimalisir?apakah mungkin???
Tapi mau diapakan pun, ya kita harus terima.
Kita harus terima kalo ya begini ini Sistem Politik Indonesia(ku Tercinta)....

Rabu, 12 Februari 2014

Bangga Dengan Kecantikan dan Kegantengan Anda?

Maaaaaf sekali buat siapapun yang merasa tersindir, tercolek, ter-mention atau tersinggung dengan tulisan kali ini.
Ini perasaan dan pemikiran yg sudah sangat lama sekali pgn saya share ke orang lain.
Itu prolog, biar gak ada urusan gontok2an di belakang :/

Dari jaman dulu sampai sekarang, dan hingga masa depan nanti saya pribadi yakin kalo "Physically Judgement" itu bakal tetep ada, karena pasti disadari kalo kita bahkan kyak gitu di kehidupan sehari2.
Contohnya aja nih :
1. Waktu  mau mkan di tempat yang penuh dengan deretan warung yang sama2 gak mencantumkan daftar harga (kalo ada harga, pasti milih yang murah2 hehe), pasti kita milih warung yang meyakinkan. Dan indikator meyakinkan itu adalah dari PENAMPILAN. Contohnya adalah kebersihan, kursinya masih bisa didudukin apa enggak, mbak yang jaga cantik apa enggak :p

2. Misal di toko buku lagi pgn beli buku tapi gatau buku apa dan gak punya rekomendasi buku bagus, pasti kita lihat buku dari 2 hal : Sinopsis di cover belakang sama harga. Jadi, masih relevan gak pepatah "Don't judge the book just from its cover" ????

"Physically Judgement" juga kita berlakukan saat kita akan menilai seseorang. Ngaku deh, bener kan?
Walaupun kita uda didoktrin sama ortu kita sejak bayi kalo gak boleh menilai orang hanya dari penampilan, tapi tetep aja kan? Kita selalu nilai orang dari penampilannya dulu, baru sisi lainnya (watak, gaya bicara, konten bicara, kecerdasan, dll). Contoh lagi nih:

Saat ada seminar, pembicaranya ada 2. Yang satu pake setelan kemeja slim fit klimis, celana slim fit, sepatu fantovel, jam tangan kulit merk Fossil, sama kacamata merk Hugo. Yang satu lagi pake setelan kemeja flanel, celana jeans, sepatu sneaker, sama topi. Berdasarkan penilaian pertama, manakah yang lebih meyakinkan???

Pasti semuanya sepakat, lebih meyakinkan pembicara pertama dripda pembicara kedua. Padahal tahu siapakah pembicara kedua tersebut? Dia lho RADITYA DIKA. Seorang penulis, entertainer sama creativepreneur. Bukan orang remeh bro. Orang hebat yang memang tampangnya biasa aja :/


Dari fenomena di atas, menyebabkan adanya doktrin kalo elu harus cantik/ganteng/gorgeous/awesome/fabulous/good looking ato apapunlah kalo elu mau dihargai orang lain dan dianggap wah. Bener gak?
Ya karena kita hidup di dunia yang uda melaksanakan faham kayak gitu, ya terpaksa gue jawab bener walaupun pada dasarnya gue gak setuju (kenapa jadi gue elu gini)

Sehingga banyak orang2 sekarang (khususnya anak muda dan lebih khususnya perempuan) itu freak banget sama penampilan!!
Di Amrik, ada pemudi yang meninggal gara2 over anorexia (terlalu kurus), Ada yang buta karena pgn ganti warna mata, ada yang kehilangan anggota tubuhnya gara2 malpraktek saat penyuntikan botox di badan.
See???

"People will remember your attitude, not your physically look. Even you are beautiful or handsome, that beauty will disappear while you growing old. Physical beauty will not long last, but how about Inner Beauty? It will." (Bener gak sih grammarnya?kyknya salah)

Jadi daripda hbisin uang banyak buat mempercantik dan memperganteng fisik, apalagi sampai pake cara2 yang g wajar, mendingan uangnya disimpen, diinfaqkan, dikasih ke ortu dan byk2 belajar dari pengalaman orang lain, perbanyak sharing dengan orang lain dan berbuat baik supaya mental, psikis, pola pikir dan rohanimu jadi cantik dan ganteng.
Toh, itu kan yang bakal abadi? Bukan wajah?
Jadi, masih "Bangga Dengan Kecantikan dan Kegantengan Anda?"

Selasa, 11 Februari 2014

Makanan (yang katanya) Khas Daerah

Ini fenomena yang sangat umuuuum sekali yang pasti semua orang uda pernah nemuin dan bahkan mengalami, dan pasti juga semuanya uda pernah kepikiran tapi jarang yang sampai mengungkapkan ke orang lain, paling notok ya dipikirin sendiri.

Bicara masalah makanan ya (hehe jadi laper),
Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan beragam suku, adat dan budayanya, secara otomatis memiliki ragam kuliner yang luar biasaaaaaa banyaaaaak sekali.
Dan enak2 pastinya.
Tapi fenomena yang sangat kampret adalah : BANYAK ORANG JUALAN YANG NGAKU2 JUALAN MAKANAN KHAS DAERAH TERSEBUT.

Pasti semuanya uda tau kan maksudku apa?
Ya gitu itu, orang jualan makanan makin seragam dan embel2 daerah asal makanan tersebut udah kayak nama wajib buat mkanan mereka.
Seolah2 kalo gak ada nama daerah di belakang nama makananya, jualan mereka gak bakal laku gitu :(
Sebagai contoh ya :

1. Soto ayam Lamongan

Ini nih, semua Soto Ayam, hampir 99% pasti ada embel2 "Lamongan". Ya padahal pada tau lah kalo gak semua yg jual itu orang Lamongan dan bener2 khas Lamongan, tapi selama itu enak ya gpp sih

2. Soto Daging Madura

Kalo Soto Daging ini lumayan masih ada variannya, kalo gak dari Madura ya dari Jombang. Bedanya ya kalo yang dari Madura ini agak lebih kentel dan yang masak gak pernah emosi, makanya kalo masak biasa aja. Gak pernah nggebrak botol kecapnya haha

3. Soto Daging Jombang

Kalo Soto daging Jombang ini lebih encer dan ada tambahan toge atau kecambah (yang banyak mengandung vitamin E dan recommended banget buat para pria2 calon bapak hehe)
Aku gak tau apakah orang Jombang gampang emosi ato gimana asal mulanya. Yang jelas kalo makan di Soto Daging Jombang kudu siap2 tahan kaget karena tiap nuang kecap asin (yang dituangnya dikiiiit bgt dan hampir gak ada efek di rasanya) si juru masak selalu nggebrak botol khususnya tersebut. Aku dulu yang sempet jadi penderita latah di jaman SMA, paling anti makan di sini -_-

4. Bakso Solo

Aku penggemar Bakso, dan otomatis penggemar Bakso Solo karena hampir depot yang jual Bakso, selalu ada embel2 "Solo" nya hehe

5. Bubur Ayam Jakarta

Aku gak ngerti apakah Bubur bener2 berasal dari Jakarta ato gmn, yang jelas banyaaak bgt yang jual "Bubur Ayam Jakarta". Ada nih yang jual bubur ayam jakarta keliling di perumahan, waktu iseng2 aku tnyain asalnya darimana, doi jawab dari Ponorogo -_-

6. Sate Ayam Ponorogo

Sate Ayam, salah satu makanan favorit. Biasanya kalo gak dari Ponorogo ya dari Madura. Tapi yang lebih famous sih menurutku yang dari Ponorogo. Kenapa? Karena kalo di depot ato restoran, lebih banyak yg dari Ponorogo drpda yg dri Madura (Logika yg sangat bagus ya hhaha)

7. Pecel Madiun

Kalo Pecel, mutlak hak patennya dimiliki oleh daerah Madiun. Sama aja sih kayak makanan2 sebelumnya, sedangkan di deket rumahku yang jual ada yang dari Sukabumi bro!!


Selain contoh2 di atas, yakin deh banyaak bgt makanan lain nama daeranya uda jadi trademark dari penamaan makanan tersebut. Yaa gak salah sih, cuma gimana gtu aja.
Sharing pengalaman aja ya, saya pernah pny beberapa pengalaman berhubungan sama fenomena menarik ini:

1. Jaman saya SMP (sekitar 2004-2007) di Sidoarjo, lagi ngetren bgt es yang namanya Es Oyen Khas Bandung. Jaman itu nyari Es Teler atau Es Campur jadi susah bgt soalnya semua orang pada jualan Es Oyen yg katanya dari Bandung. Waktu saya tanya kakak saya yang dinas di Jakarta dan sering ke Bandung, malah katanya susah bgt cari yang namanya Es Oyen di Bandung. Gak tau deh gmn yg bener. Barangkali anak Bandung ada yang bisa mengomentari?hehe

2. Waktu sempet kuliah bentar di IPB (bogor), di gang makanannya yang terkenal bgt namanya Bara. Saya yang kepengen bgt makan Soto secara otomatis nyari yang namanya Soto Ayam Lamongan (korban makanan jg broo haha). Tapi yang saya temukan malah Soto Ayam Surabaya. Nah lo?
Saya yang tinggal di SBY selama 19 tahun aja belum pernah denger Soto Ayam Surabaya sebelumnya. Akhirnya saya coba makan di sana. Enak sih, rasanya dan penyajiannya 11 12 lah sama soto ayam lamongan. Waktu saya tanya sama yang jual, dia dengan entengnya bilang :

"Saya aslinya dari Surabaya mas, daerah Keputran. Ya saya kasih aja nama Soto Ayam Surabaya biar beda, dan anak2 Surabaya jadi tertarik makan di sini. Biar laris mas"

wah, anti-mainstream banget orang yang jual haha

3. Saya  baru sadar, kalo franchise makanan yang paling sukses itu bkn mcD ato KFC ato Hanamasa ato apalah, tapi makanan yang satu ini: 
Yoiii, Bebek Goreng CABANG PURNAMA hahaha
Saya yakin semua orang setuju kalo bebek goreng yang satu ini ada di mana2. Mungkin banyaknya ngalahin franchise Indomaret sama Alfamart juga hehe


Masih banyak makanan lain selain di atas yang jadi fenomena umum yang unik di sekitar kita.
Tapi saya kepkirannya baru ini aja sih hehe
Yang jelas gambar2 di atas bukan promosi tempat makannya ya. Saya cuma googling dan nemunya gambar itu2 aja,
Apapun namanya dan daerahnya, yang jelas DI INDONESIA ITU KAYA AKAN RAGAM KULINER MULAI SABANG SAMPAI MERAUKE DAN RASANYA ITU NUSANTARA BANGET DENGAN CITA RASA REMPAH YANG KUAT. MAKANAN INDONESIA ITU PETJAH BGT LAH POKOKNYA!!

Kamis, 06 Februari 2014

Kebijakan (yang) Sederhana

Di dunia itu banyak banget motivator yang jadi inspirasi, banyak juga yang sok2an jadi motivator karena setengah matinya pgn menginspirasi orang lain sampai dia sering ngmg bijak supaya didenger dan dikagumi orang lain, padahal nih ya, ngmg itu gampang bro ngelakuinnya yang susah.

Sama aja di Indonesia dan sekitarnya.
Ada Bapak Mario Teguh yang sering bgt ngobrolin ttg kehidupan. Menebar semangat, memotivasi orang dan kalo di TV dia sering bgt dapat pertanyaan on the spot dari pengunjung di studio, trus dia bakal jawab dengan kalimat yang memusingkan ditambah dengan gambar coretan2nya yang lucu itu.
Bapak Mario Teguh

Ada lagi Bapak Felix Siauw yang selalu ngmgin cinta2an. Bisa jadi nih ya, Bapak ini jadi public enemy laki2 jomblo kesepian yang tak kunjung pny pacar ato malah baru aja fresh diputusin ceweknya hehe.
Soalnya Pak Felix ini berdakwah kepada maklumat ttg mudaratnya pacaran. Aku sih gak pernah baca bukunya, tapi ya udah lah gak usah dibaca. Banyak temen saya yang jadi "korban"nya hehe.
Motivasi dari Pak Felix ini juga sering bgt didenger dan dijadiin rujukan buat para perempuan2 yang baru putus cinta, jadi mereka bisa semngat dan gak nyesel2 bgt krena uda putus. Nih ilustrasinya :
"Aku sedih bgt hbs putus. Baca buku Pak Felix aja deh" dan kemudian membaca kalimat : KALAU KAMU BERPISAH DENGAN PASANGANMU SEKARANG, JANGAN BERSEDIH KARENA KALAU KALIAN BERJODOH, NANTI PASTI KAMU AKAN KETEMU DIA DI PELAMINAN (tapi jadi tamu) :p
Bapak Felix Siauw

Ada lagi Pak James Gwee dari Singapura yang selalu memotivasi tentang Leadership dan Marketing Motivator. Kalo Pak James ini baru suka nih saya, karena beliau semangat banget kalo lagi memotivasi seseorang. Dia gak berusaha buat membangkitkan semangat seseorang yang lagi down, tapi dia malah memberikan pandangan lain tentang hidup yang akan membuat orang lain akan semangat dengan sendirinya (aku bisa ngmg gt karena udah pernah ikut sendiri trainingnya hehe)
Mr. James Gwee
Terlepas dari contoh di atas nih ya.
Kata2 bijak atau aku sebut aja "KEBIJAKAN" itu bisa didapat darimana aja. Iya bener, DARIMANA AJA.
Pengalaman pribadi yang aku pernah dapet, waktu aku berkunjung ke Kawah Ijen di Banyuwangi.
Saya ketemu dengan seorang penambang belerang yang namanya aja bahkan saya tidak tahu.
Waktu istirahat dan ngobrol2 santai sama beliau, beliau tiba2 ngmg gini:
"Saya itu heran sama penambang lain. Ngakunya Islam, tapi jam2 uda berangkat nambang di Kawah. Akhirnya ya mereka gak pernah sholat subuh. Padahal belerangnya juga gak bakal kemana2. Saya kalo berangkat itu ya jam 7 pagi gini mas. Biar bisa shalat Subuh dulu. Karena saya yakin kalo kita berangkat kerja sesudah subuh, barokahnya pasti banyak. Apalagi kita Islam, ya hrs sholat 5 waktu"
Bapak Penambang yang Namanya aja saya gak tahu
Kalau dicermati dan diresapi, Kebijakan gak harus didapat dari orang hebat. Kebijakan bisa dateng darimana aja kok. Termasuk dari orang2 yang selama ini kita anggap remeh.
Itu baru namanya Kebijakan (yang) Sederhana..